7 Kelebihan Kartu Kredit Syariah Dibanding Kartu Kredit Konvensional
7 Kelebihan Kartu Kredit Syariah Dibanding Kartu Kredit Konvensional

7 Kelebihan Kartu Kredit Syariah Dibanding Kartu Kredit Konvensional

Deposit.redaksinet.com – Salah satu produk perbankan yang kini dipromosikan kartu kredit skala besar. Kondisi ini terjadi karena gaya hidup orang-orang di era modern menuntut proses transaksi dan pembayaran urutannya lebih efisien dan mudah. Bahkan, penggunaannya oleh masyarakat juga meningkat karena keinginan tinggi untuk tidak menyimpan banyak uang dalam dompet.

Kesempatan besar dalam kartu kredit bisnis juga digunakan oleh Islam bank untuk menyediakan perangkat pembayaran berdasarkan syariah tersebut.

Pada dasarnya cara kerjanya memiliki beberapa kesamaan dengan kartu kredit (konvensional), yang dapat digunakan untuk transaksi dan pemenuhan kebutuhan pelanggan. Namun, pelanggan dapat merasakan beberapa keuntungan dan keuntungan dari kartu kredit Islam di sini dibandingkan dengan yang konvensional.

1. Ada Skema Perjanjian

Kartu kredit Islam memiliki tiga jenis perjanjian yang melayani sebagai prinsip kesyariahnya. Skema perjanjian ini dalam bentuk jaminan pada aktivitas belanja dan transaksi dengan pedagang (akad kafalah), pemberian pinjaman oleh bank pada pengguna kartu kredit (akad qardh), dan transaksi Layanan bagi pelanggan dalam keuangan (Sharf).

2. Tidak Ada Aplikasi Dari Sistem Bunga

Seperti yang telah diketahui bahwa bank-bank konvensional umumnya menerapkan sistem bunga untuk transaksi, sementara kartu kredit Islam menggunakan beberapa kontrak sebagai referensi.

Sebuah contoh adalah kontrak kafalah, Bank kontrak memberikan jaminan kepada pedagang dan juga bank lain untuk semua kegiatan belanja dan penarikan uang tunai oleh pemilik kartu kredit. Atas yang terbaik pada aktivitas pemegang kartu, bank yang diterbitkan bisa mendapatkan biaya pelanggan.

Yang kedua adalah kontrak dari ljarah. Kontrak adalah biaya keanggotaan atau yang juga disebut iuran tahunan. Kontribusi dibayar untuk pelanggan di bank yang dikeluarkan. Biaya keanggotaan atau biaya Anggota adalah pembayaran untuk fasilitas dan jasa serta layanan masalah ini.

Besarnya biaya anggota permanen, dan biasanya akan disajikan oleh bank dengan jelas kepada pemegang kartu kredit di awal pengajuan aplikasi tersebut.

3. Biaya Administrasi (Fee) Rendah

Dalam transaksi ini, kartu kredit berlebihan Islam membuatnya lebih menguntungkan daripada kartu kredit pada umumnya. Kartu kredit Islam tidak menggunakan sistem bunga, tetapi pengguna akan dikenakan biaya administrasi.

Biaya administrasi adalah biaya yang harus dibayar ke bank yang mengeluarkan itu. Skala untuk biaya administrasi dihitung berdasarkan nilai total dari transaksi pengguna. Dengan demikian, dalam setiap periode, jumlah biaya yang harus dibayar oleh pengguna dapat diubah.

Meskipun unsur-unsur menentukan nilai biaya adalah beragam; dari harga, biaya administrasi pada kartu kredit Islam lebih rendah dari tingkat menggunakan kartu kredit konvensional.

4. Kartu Kredit Islam Memiliki Jaringan Luas

Kelebihan kartu kredit berikutnya adalah untuk memiliki jaringan yang luas. Kondisi ini juga dapat digunakan untuk berbagai tujuan pelanggan, seperti belanja di berbagai tempat, membayar tagihan listrik untuk menarik uang tunai melalui mesin ATM. Selain itu, kartu kredit Islam didukung oleh MasterCard internasional. Oleh karena itu, dapat digunakan luar negeri dan Cirrus atau MasterCard.

5. Hasil Denda Digunakan Untuk Mendanai Bantuan Sosial

Mirip dengan kartu kredit konvensional, bank akan memaksakan denda ketika pelanggan terlambat membayar tagihan kartu kredit syariah. Biaya penundaan dalam pembayaran tagihan biasanya disebut tawidh. Perhitungan denda berdasarkan persentase dari jumlah tagihan dan jumlah biaya yang dikeluarkan oleh bank selama penagihan dengan pemilik kartu.

Dana yang dikumpulkan dari biaya keterlambatan ini bukan pendapatan bank. Pembayaran denda akan dialihkan ke sektor sosial dan disumbangkan ke lembaga sosial yang telah ditunjuk oleh bank. Dengan cara ini, pemegang kartu kredit syariah bisa lakukan ketika mereka menggunakan kartu kredit syariah.

6. Sistem Menarik Uang ATM lebih menguntungkan

Pada penggunaan kartu kredit konvensional, ketika pemegang kartu untuk menarik uang, pelanggan akan dikenakan biaya dengan setidaknya 4 persen dari jumlah total ditarik. Sementara itu, jika pemegang kartu kredit syariah menarik sejumlah uang di mesin ATM, pengguna hanya diisi lebih rendah dari 4 persen, yang mana nominal spesifik.

7. Kartu Kredit Syariah Tidak Melanggar Aturan Agama

Berdasarkan fatwa oleh Dewan Syariah Nasional, Kartu Kredit Islam adalah kartu kredit yang berfungsi seperti kartu kredit dan berjalan berdasarkan prinsip syariah. Kebijakan dan aturan sudah ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional, sehingga tidak melanggar aturan harus.

Cover

Prinsip-prinsip dan aturan diterapkan dalam penggunaan kartu kredit Islam dapat lebih nilai dan membuat pelanggan merasa aman karena layanan itu sesuai dengan fatwa dan tidak melanggar agama.

Selain itu, kehadirannya bisa menjadi sarana pembayaran alternatif, selain prinsip-prinsip yang akan membuat pelanggan tetap tenang, beberapa keuntungan dari kartu kredit shariah di atas juga akan memberikan manfaat bagi anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.