Ciri-Ciri Dan Cara Investasi Reksadana Syariah
Ciri-Ciri Dan Cara Investasi Reksadana Syariah

Ciri-Ciri Dan Cara Investasi Reksadana Syariah

Deposit.redaksinet.com – Banyak Muslim Indonesia merasa ragu-ragu untuk berinvestasi, takut bahwa pendapatan mereka termasuk riba, perjudian, atau bahkan mengandung unsur haram. Untuk mengatasi masalah ini, dunia investasi dan Majelis Ulama Indonesia bekerja sama untuk mewujudkan berbagai jenis investasi keuangan syariah, termasuk saham syariah dan reksa dana syariah.

Untuk mematuhi peraturan agama Islam, reksa dana syariah mengandung banyak perbedaan dengan reksa dana biasa (konvensional). Perbedaannya tidak hanya dalam hal riba gratis, perjudian, dan haram. Kau tahu, apa bedanya? Berikut adalah ulasan lengkap tentang karakteristik reksa dana syariah yang membedakannya dari reksa dana konvensional, serta cara berinvestasi di reksa dana syariah.

Cara Berinvestasi Dalam Reksa Dana Syariah

Perbedaan antara reksa dana syariah dan konvensional, Pengelolaan reksa dana syariah diawasi oleh DPS, Reksa dana berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun reksa dana syariah diawasi oleh OJK dan Dewan Pengawas Syariah (DPS).

DPS adalah lembaga pemantau yang bertugas memastikan pengoperasian lembaga keuangan dan pengelolaan produk keuangannya sesuai dengan prinsip syariah.

Ada DPS untuk Bank Syariah, Asuransi Syariah, serta untuk pengelola Reksa Dana Syariah. DPS wajib melaporkan hasil pengawasan minimal 6 bulan sekali kepada Direksi, Komisaris, DSN-MUI, dan Bank Indonesia.

Reksa dana syariah hanya berinvestasi pada Efek Syariah

Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar aset keuangan di dunia saat ini memang mengandung unsur Non-Syariah. Sebut saja saham perusahaan bir, saham bank yang pendapatannya berasal dari bunga, kemudian obligasi yang juga memberikan keuntungan berupa bunga bagi investor.

Jadi, bagaimana Manajer Investasi (MI) memastikan bahwa dana yang disimpan dalam reksa dana syariah disalurkan ke aset keuangan yang sah?

MI hanya akan berinvestasi pada perusahaan yang sekuritasnya termasuk dalam daftar Efek Syariah (DES). DES diterbitkan dua kali setahun oleh OJK, berisi surat berharga yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

Kegiatan usaha tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Hal-hal yang saling bertentangan seperti perusahaan rokok, bisnis terkait perjudian, perdagangan barang terlarang, dan mengandung unsur penyuapan.

Total utang kurang dari 45 persen dibandingkan dengan total aset perusahaan. Pendapatan non-halal adalah maksimum 10 persen dari pendapatan operasional.

Jika suatu aset keuangan tidak memenuhi kriteria dan atau tidak termasuk dalam DES, maka Manajer Investasi tidak akan mengalokasikan reksa dana ke aset keuangan tersebut.

Manfaat Reksa Dana Syariah Bebas Riba

Jika Anda sudah familiar dengan dunia investasi keuangan, maka pasti tahu bahwa dana kita sebagai nasabah tidak disimpan langsung oleh perusahaan sekuritas atau broker, tetapi disimpan di bank kustodian. Jika dana hanya disimpan di akun dan tidak diinvestasikan, maka anda bisa mendapatkan bunga darinya. Bahkan, bunga sama dengan riba, dan statusnya tidak sah.

Untuk mengatasi masalah ini, ada dua alternatif. Pertama, reksa dana syariah dapat menggunakan Bank Syariah sebagai kustodian. Kedua, reksa dana Islam dapat mengambil proses pembersihan untuk menyisihkan pendapatan dari sumber terlarang atau meragukan. Dengan proses pembersihan ini, Anda tidak perlu khawatir penghasilan yang didapat akan mengandung unsur terlarang.

Cara Berinvestasi Dalam Reksa Dana Syariah

Cara untuk berinvestasi di reksa dana Islam Saat Ini hanya semudah investasi reksa dana biasa. Berbagai produk reksa dana syariah telah ditawarkan melalui agen reksa dana online seperti Bareksa, Tanamduit, Bibit, Investree, dan lain sebagainya.

Dengan demikian, investasi Reksa Dana Syariah dapat dilakukan secara online dengan modal kecil dan bebas biaya melalui ponsel pintar Anda. Berikut langkah-langkahnya:

  • Siapkan dana investasi. Anda bisa mulai dengan Rp100. 000 hanya.
  • Unduh dan instal aplikasi Investasi Reksa Dana online.
  • Ikuti prosedur pendaftaran terdaftar.
  • Pilih produk Reksa Dana Syariah yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda.
  • Menyetorkan dana investasi yang telah disiapkan.
  • Sangat mudah, bukan!? Beli reksadana islami favorit Anda dengan menyisihkan dana tertentu dari penghasilan rutin bulanan. Nantinya, anda bisa mencairkan atau menjualnya kembali, kemudian menggunakan dana pokok dan keuntungan untuk menunaikan ibadah haji, membiayai sekolah anak, atau memenuhi cita-cita lainnya. Reksa dana syariah memiliki potensi keuntungan yang sama dengan reksa dana reguler ditambah dengan kedamaian batin karena Manajemen Investasi sepenuhnya sah.
  • Facebook
  • Twitter
  • Email
  • Cetak
  • Menghubungkan
  • Iklan
  • Iklan
  • Suku Bunga Deposito Rupiah
  • BANK 1 bulan
  • BANK PEMBANGUNAN TIONGKOK BANK INDONESIA, 3.15
  • BANK MASPION INDONESIA 5.50
  • BANK MIZUHO INDONESIA 2.02
  • BANK KEB HANA INDONESIA 4.50
  • BANK BTPN, 4.00
  • BANGKOK BANK LTD 0.00
  • J TRUST BANK 5.00
  • BANK BNP PARIBAS INDONESIA 2.40
  • BANK INDONESIA 3.50
  • STANDARD CHARTERED BANK 2.75
  • Baca lebih lanjut

Dalam berinvestasi anda harus tahu betul apa yang tidak Anda ketahui, dan hanya berpegang pada apa yang Anda ketahui.

Leave a Reply

Your email address will not be published.